Inspirasi Guru Islamic Village

Guru Sejati Guru Yang Menginspirasi

Archive for the category “Uncategorized”

Pendidikan Model Ibrahim a.s.

Oleh H. Saifuddin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas izin dan kasih sayang-Nya, kita kembali hadir di tempat ini. Rasanya baru kemarin kita berkumpul di sini merayakan Idul Adha sebagai hari kemenangan melawan nafsu. Hari ini kita berkumpul lagi dalam perayaan Iedul Adha sebagai simbol persatuan kaum Muslimin. Satu milyar lebih kaum muslimin saat ini sedang merajut kebersamaan dengan ikatan aqidah yang kokoh. Jarak yang jauh, suku, bangsa dan bahasa yang berbeda, kini menyatu dalam sebuah ritual besar, yaitu hari raya Iedul Adha.

Baca lebih lanjut…

Iklan

Doa Nabi Ibrahim, Landasan Pendidikan Kita !

By H. Saifuddin, Kasie Ciri Khas TK-SD Islamic Village

“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka Jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur. (Q.s. Ibrahim [14]: 37)

Doa di atas dikumandangkan Nabi Ibrahim sepanjang perjalanan pulang ke Palestina, setelah mengasingkan dan meninggalkan isteri dan anaknya yang masih berumur 2 tahun, di sebuah tempat yang sama sekali tidak ia kenal. Di sebuah lembah bernama Bakkah, lebih dari 1200 kilometer sebelah selatan Palestina. Dan boleh jadi doa ini pun beliau kumandangkan selama berpisah dengan keduanya.  (Nabi Ibrahim pertama kali mengunjungi keduanya konon setelah Ismail berusia 14 tahun-an. Saat dimana Allah memerintahkannya untuk mengorbankan putra yang dikasihinya).

Baca lebih lanjut…

Yu Timah dan Kambing Qurbannya

Sahabat, sebentar lagi Idul Adha. Disebut juga Idul Qurban atau Hari Raya Qurban. Menyambut Idul Akbar ini, saya ingin tuturkan sebuah kisah yang sangat inspiratif yang saya kutip dari tulisan Pak Ahmad Tohari di kolom Resonansi Republika yang saya baca dan saya arsipkan beberapa tahun lalu. Selamat terinspirasi !

Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 juta. Yu Timah adalah penerima SLT yang sebenarnya. Maka rumahnya berlantai tanah, berdinding anyaman bambu, tak punya sumur sendiri. Bahkan status tanah yang di tempati gubuk Yu Timah adalah bukan milik sendiri. Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah.

Baca lebih lanjut…

3 Orang Guru

Tatkala seorang guru sufi besar Hasan, mendekati akhir masa hidupnya, seseorang bertanya kepadanya, “Hasan, siapakah gurumu?” Dia menjawab, “Aku memiliki ribuan guru. Menyebut nama mereka satu-persatu akan memakan waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun dan sudah tidak ada waktu lagi untuk menjelaskannya. Tetapi ada tiga orang guru yang akan aku ceritakan kepadamu. Pertama adalah seorang pencuri. Suatu saat aku tersesat di gurun pasir, dan ketika aku tiba di suatu desa, karena larut malam maka semua tempat telah tutup. Tetapi akhirnya aku menemukan seorang pemuda yang sedang melubangi dinding pada sebuah rumah. Aku bertanya kepadanya dimana aku bisa menginap dan dia berkata “Adalah sulit untuk mencarinya pada larut malam seperti ini, tetapi engkau bisa menginap bersamaku, jika engkau bisa menginap bersama seorang pencuri.”

Baca lebih lanjut…

SELAMAT DATANG DI BLOG GURU ISLAMIC VILLAGE

Daripada mengendap lama di pikiran yang cuma bikin jamuran, mendingan beraniin aja bikin blog. Sengaja blog ini dinamain Blog Guru Islamic Village, karena ingin mengundang para guru Sekolah Islamic Village khususnya untuk diskas dan share tentang segala hal. Tentu saja yang ada sangkut pautnya dengan masalah pembelajaran (learning), pengajaran (teaching) dan pendidikan secara umum.

Tujuannya jelas supaya kita bisa silaturahim di dunia maya yang ajaib ini. Selain itu agar kita semua gak bosen “ngasah gergaji”– minjem istilah Covey — kreativitas kita supaya gak tumpul. Dengan berbagi ilmu dan pengalaman, tentunya bisa memperluas cakrawala kita dan yang paling penting memotivasi kita untuk terus menekuni profesi guru dengan penuh cinta dan keikhlasan; sesuatu yang kadang sudah mulai luntur di jiwa para guru kita.

Akhir kalam, semoga blog sederhana ini bisa menjadi ruang Anda untuk mengekspresikan diri sebagai guru yang selalu tidak berhenti menginspirasi murid-muridnya.

Salam Kreatif!
Penunggu Waroeng
Saifuddin

Post Navigation