Inspirasi Guru Islamic Village

Guru Sejati Guru Yang Menginspirasi

3 Orang Guru

Tatkala seorang guru sufi besar Hasan, mendekati akhir masa hidupnya, seseorang bertanya kepadanya, “Hasan, siapakah gurumu?”

Dia menjawab, “Aku memiliki ribuan guru. Menyebut nama mereka satu-persatu akan memakan waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun dan sudah tidak ada waktu lagi untuk menjelaskannya. Tetapi ada tiga orang guru yang akan aku ceritakan kepadamu. Pertama adalah seorang pencuri. Suatu saat aku tersesat di gurun pasir, dan ketika aku tiba di suatu desa, karena larut malam maka semua tempat telah tutup. Tetapi akhirnya aku menemukan seorang pemuda yang sedang melubangi dinding pada sebuah rumah. Aku bertanya kepadanya dimana aku bisa menginap dan dia berkata “Adalah sulit untuk mencarinya pada larut malam seperti ini, tetapi engkau bisa menginap bersamaku, jika engkau bisa menginap bersama seorang pencuri.” Baca lebih lanjut…

Aku Bersyukur Karena Tidak Semua Do’aku Dikabulkan Tuhan !

By H. Saifuddin

Allah menjamin pengabulan do’a sesuai dengan apa yang Dia pilih buatmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri. Dan pada saat yang Dia kehendaki, bukan pada waktu yang engkau ingini. (Ibnu Athaillah)

*****

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Baca lebih lanjut…

Tentang Bunga Mawar

Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.

Baca lebih lanjut…

Pendidikan Model Ibrahim a.s.

Oleh H. Saifuddin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas izin dan kasih sayang-Nya, kita kembali hadir di tempat ini. Rasanya baru kemarin kita berkumpul di sini merayakan Idul Adha sebagai hari kemenangan melawan nafsu. Hari ini kita berkumpul lagi dalam perayaan Iedul Adha sebagai simbol persatuan kaum Muslimin. Satu milyar lebih kaum muslimin saat ini sedang merajut kebersamaan dengan ikatan aqidah yang kokoh. Jarak yang jauh, suku, bangsa dan bahasa yang berbeda, kini menyatu dalam sebuah ritual besar, yaitu hari raya Iedul Adha.

Baca lebih lanjut…

Doa Nabi Ibrahim, Landasan Pendidikan Kita !

By H. Saifuddin, Kasie Ciri Khas TK-SD Islamic Village

“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka Jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur. (Q.s. Ibrahim [14]: 37)

Doa di atas dikumandangkan Nabi Ibrahim sepanjang perjalanan pulang ke Palestina, setelah mengasingkan dan meninggalkan isteri dan anaknya yang masih berumur 2 tahun, di sebuah tempat yang sama sekali tidak ia kenal. Di sebuah lembah bernama Bakkah, lebih dari 1200 kilometer sebelah selatan Palestina. Dan boleh jadi doa ini pun beliau kumandangkan selama berpisah dengan keduanya.  (Nabi Ibrahim pertama kali mengunjungi keduanya konon setelah Ismail berusia 14 tahun-an. Saat dimana Allah memerintahkannya untuk mengorbankan putra yang dikasihinya).

Baca lebih lanjut…

Post Navigation